Wisata Pantai Senggigi Pulau Lombok

Wisata Pantai Senggigi Pulau Lombok – Bahkan sering para wisatawan menyempatkan tuk menyeberang ke pulau itu ketika berkunjung ke Bali. Pantai Senggi merupakan suatau Pantai yang terkenal di Kawasan Lombok. Walaupun tidak besar seperti Pantai Kuta, namun banyak wisatawan mengatakan jika nuansa pantai ini hampir sama seperti Pantai Kuta.

Untuk bisa menuju ke pantai ini Anda wajib lebih dulu sampai di Kota Mataram. Setibanya di Bandara Selaparang Mataram Anda hanya menyewa mobil tuk melakukan perjalanan menuju Pantai Senggigi. Waktu yang akan anda tempuh jika dari Bandara Mataram yaitu sekitar 30 hingga 50mnt.

Bila Anda tak memiliki persiapan tuk menyewa mobil, dr Bandara Selaparang Mataram juga dapat mempergunakan transportasi umum karena di sekitar bandara dari dulu sudah tersedia bus Damri yang tujuannya ke Senggigi. Biaya naik bus Damri sekitar 30.000 rupiah. Perjalanan yang akan ditempuh menggunakan bus Damri kira-kira satu jam.

Namun untuk Anda yang berangkat dari Bali, cuma perlu menaiki kapal feri yang berangkat dari Pelabuhan Karangasem dengan waktu menyeberang kira-kira 30 menit. Tidak cuma dari Pelabuhan karangasem Anda pun bisa berangkat menggunakan feri dr pelabuhan Padang Bay menuju ke pelabuhan Lembar, Lombok. Bila berangkat dari Mataram, Anda bisa menaiki angkutan umum dengan rute Ampenan – Senggigi dengan tarif 2.000 Rupiah per orangnya.

Senggigi merupakan lokasi yang terkenal di kawasan Lombok, hingga di sekitar Pantai Senggigi berada banyak resort, penginapan, restaurant, toko oleh-oleh, pusat hiburan serta berbagai toko yang memuat kebutuhan para wisatawan. kelengkapan akomodasi juga fasilitas di daerah Pantai Senggigi menjadikan pantai ini banyak didatangi wisatawan, dan difungsikan sebagai lokasi transit ke Trio Gili yang terkenal di Lombok.

Pura Batu Bolong, Pantai Senggigi

Pantai Senggigi

Batu Bolong merupakan satu pura yang didirikan di atas karang. Karang itu berada di tepi pantai. Berdasarkan mitos yang beredar di masyarakat setempat, jaman dahulu pura ini dipakai untuk tempat pengorbanan para gadis perawan. Perawan tersebut diserahkan untuk makanan ikan hiu yang terdapat di laut. Mitos lain mengatakan bila pura ini pun biasa digunakan untuk lokasi para wanita patah yang sedang hati lalu bunuh diri dengan terjun ke laut.

Batu Layar, Pantai Senggigi

Batu Layar berada tak jauh dari Batu Bolong. Batu Layar adalah suatu lokasi yang mana terdapat makam salah seorang ulama. Batu Layar disebut sebagai tempat suci untuk para penganut ajaran Wetu Telu. Makam ulama itu banyak dikunjungi pada masyarakat di saat Lebaran Topat. Kira-kira 1 minggu usai Lebaran Idul Fitri.

Pantai Senggigi memiliki air yang sangat jernih, hingga Anda dapat melihat hewan laut yang lagi berenang dengan bebas. Ombak di sana juga tak terlalu besar, hingga Anda dapat bebas berenang serta bermain di lautan lepas. Jangan sampai lupa memakai sunblock supaya kulit Anda tak terbakar sinar matahari.

Beda dengan penduduk Indonesia yang takut kalau kulitnya menjadi hitam, para turis yang datang ke pantai itu justru amat menggemari kegiatan berjemur. Para turis asing dapat berjemur sambil menikmati ombak dengan latar belakang Gunung Agung yang ada di Bali. Terumbu karang serta biota laut disana amat beragam & indah.

Menghabiskan waktu berduaan dengan kekasih di pinggir Pantai Senggigi ketika senja mulai turun merupakan hal romantis yang wajib Anda coba. Anda dapat bercengkrama ria sembari menyantap jagung bakar juga es kelapa muda yang disediakan di warung pinggir pantai. Sebab senja disana sangat memukau.

Untuk kuliner Anda dapat mencoba bermacam-macam jenis hidangan khas lombok, diantaranya adalah Ayam Taliwang yang bisa Anda peroleh di restoran yang ada di sekitar Pantai Senggigi. Tidak cuma Ayam taliwang, Anda pun bisa menikmati hidangan khas Asia sampai Eropa dengan biaya mulai 35.000 Rupiah hingga 300.000 Rupiah.

Waktu paling baik bila Anda yang mau melakukan perjalanan menuju pantai ini ialah saat bulan purnama. Ketika bulan purnama banyak pengunjung wisata berkumpul di pantai ini tuk berjemur, dan menghangatkan tubuh mereka. Banyak orang yang percaya jika pasir di waktu itu bisa menyembuhkan penyakit pegal-pegal sampai kelumpuhan.